Son Sukses Dulang Emas, Pochettino Tagih Traktiran.

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, memberikan respon serta apresiasi keberhasilan Son Heung-Min bersama tim nasional Korea Selatan di pentas Asian Games 2018 yang dihelat di Jakarta. Pochettino juga menagih traktiran kemenangan.

Son yang sudah menyelesaikan kewajibannya bersama timnas u-23 Korsel di AG 2019 dengan hasil sempurna. Korsel sukses meraih medali emas sehabis mengalahkan Jepang di final yang dihelat di Stadion Pakansari, Cibinong, Indonesia.

Son Sukses Dulang Emas, Pochettino Tagih Traktiran.

Untuk Son, keberhasilan mendulang emas itu sekaligus menjadi penebusan wajib militer selama dua tahun. Dengan meraih medali emas di Asian Games, Son tidak perlu mengikuti wajib militer di Korea yang dimana hukumnya wajib untuk pemuda sehat yang berusia 18-26 tahun itu.

Pelatih Pochettino lalu mencandai Son dengan meminta traktiran kemenangan. Sebab, atas izin dirinyalah Son bisa bergabung bersama tim negeri ginseng di Jakarta-Palembang.

“Baik. Pertama-tama saya ingin memberikan ucapan selamat kepada Sonny (panggilan Son). Karena, ini menjadi sebuah pencapaian penting dengan dia bisa menghindari wajib militer. Ini tentu menjadi sebuah poin plus untuk nya,” tutur Pochettino seperti dilansir dari media London Football.

Son Sukses Dulang Emas, Pochettino Tagih Traktiran.

“Selanjutnya selamat untuk klub karena klub sudah menyelamatkan aset berharga. Di atas semua sejarah ini, apa hadiah untuk saya? Saya sudah menanyakan kepadanya, dimana hadiahku Sonny? Saya menginginkan jam tangan atau makanan khas Korea,” tambah Pochettino.

Daripada memberikan selamat kepada dia dan klub, orang-orang harusnya memberikan selamat kepada saya dan mengucapkan terima kasih kepadaku. Saya lah yang memperbolehkan Sonny untuk membela timnas. Tidak banyak pelatih yang mengizinkan sang pemain yang memperbolehkan pemain pentingnya untuk meninggalkan klub yang berisiko terhadap performanya kemudian hari,” Pochettino bercanda.