Jepang Gagal Maju ke Perempat Final, Kapten Jepang dan Keisuke Honda Pensiun

Kegagalan Timnas Jepang lolos ke perempat final Piala Dunia 2018 berbuntung pengunduran diri kapten tim Makoto Hasebe dan Keisuke Honda. Keputusan pensiun dibuat hanya dua hari setelah Jepang disingkirkan Belgian di babak 16 besar.

“Saya mungkin telah menyelesaikan karier saya untuk tim nasional. Namun, saya senang karena kami memiliki banyak pemain muda yang mengikuti kami. Dan saya pikir mereka akan membuat sejarah baru untuk sepak bola Jepang,” dirinya menambahkan.

Sebenarnya bicara prestasi, Hasebe dan Tim Samurai Biru terbilang tidak buruk. Bahkan mereka beberapa kali membuat kejutan di babak penyisihan grup. Di laga pertama Jepang sukses mengandaskan perlawanan Kolombia yang dikalahkan 1-2.

Melawan Senegal, Hasebe dan kawan kawan bermain imbang 2-2. Dan hanya dilaga terakhir melawan Polandia kekalahan pertama dialami dengan skor tipis 0-1.

Dengan menepati posisi kedua di Grup H, Jepang lolos ke babak 16 besar dan menemani Kolombia yang jadi juara Grup. Penampilan tim besutan Akira Nishino di babak 16 besar juga sangat menjanjikan. Melawan Belgia yang jadi salah satu favorit, Jepang bisa meladeni permainan Eden Hazard dan kawan kawan. Bukan hanya itu, Jepang pun sempat unggul 2-0 lewat gol yang di buat Genki Haraguchi dan Takashi Inui.

Sayangnya, usaha Jepang untuk menjadi satu satunya wakil Asia di perempat final akhirnya kandas juga. Belgia yang mampu bangkit dan bisa memenangkan pertandingan 3-3 melalui gol yang dibuat Jan Vertongen, Marouane Fellaini dan Nacer Chadli.

Seperti dikutip Japantimes, Rabu (4/7), Hasebe telah memutuskan untuk mengakhiri pengabdian pada timnas. Melalui akun pribadinya di Instagram, Hasebe mengucapkan salam perpisahaan..

Bermain untuk tim nasional berbeda dengan tim di klub karena pemain tidak tahu kapan atau siapa yang akan dipilih. Jadi saya mengerti dan egois dengan keputusan ini.

Pemain yang berusia 34 tahun dan menjadi penggawa Eintracht Frankfurt itu telah 114 kali membela Samurai Biru Jepang di pentas internasional. Terima kasih kepada penggemar saya selalu bangga bisa bermain untuk tim nasional.